MENDULANG MEGA CINTA

(Sajak Ultah Heru Emka)

 

Oleh: Muhammad Rain

 

kuning keemasan senja memburai

melarut di atasnya awan merambat pecah berbayang

dibuai angin dibuai kasih pada Yang Satu

: Cinta kataMu

 

semesta mengguguskan mega cinta

sebagai bulan di pancaran danau

angsa di atasnya berenang menenangkan sukma

lembar demi lembar cahaya mega itu

menjelma seraut seorang Heru Emka

yang membias kemuning di atas rumbai-rumbai sepi usia kata-kata

 

dan engkau-aku terkesiap di dalam lingkaran album Cinta

yang kita dulang bersama kisah kasih pohonan sukma

bayang-bayang hitam masa lalu larut pergi

sebagai bersit warna diri

 

kasihku-kasihmu nyanyikan lagu musim

lagu kelahiran aksara berangkulan

menikam sudah ulu sastra cipta

mengucapkan bibir basah dan desah

wahai

marilah terus mendulang mega cinta

sepanjang usia yang tersisa.

 

 

Banda Aceh-Indonesia, 29 Oktober 2011 

 

 

Bookmark and Share

3 thoughts on “MENDULANG MEGA CINTA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


four − = 0

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Archives

Jaringan