Tag Archives: penyair

ESTETISISME, REPETISI DAN DONGENG BINATANG[1]

Oleh:  Yusri Fajar[2]             Menulis puisi bukan proses kreatif dalam ruang hampa. Namun tidak banyak penyair memiliki keinginan mengisi ruang puisi dengan muatan ideologis dan kepentingan di luar seni. Persentuhan penyair dengan lingkungan, manusia dan alam, bisa memengaruhi gaya dan pilihan tema puisi. Tetapi sejauh mana manusia, alam dan berbagai fenomena di sekitarnya direpresentasikan dan dikonstruksi dalam puisi,  akan sangat …Read more »

PUISI MBELING CUNONG NUNUK SURAJA

Oleh: Heru Emka   Apakah puisi mbeling harus bergaya slebor ? Banyak puisi mbeling yang ditulis dengan idiom bahasa yang disebut ‘slebor’ (ngaco, seenaknya, semau gue), namun ini hanya salah satu kemungkinan yang bisa dicapai dalam daya ungkap penulisan puisi mbeling, yang memang dimaksudkan untuk membebaskan seseorang dari idiom bahasa yang biasanya digunakan oleh para penyair yang sudah mapan.   …Read more »

MENDULANG MEGA CINTA

(Sajak Ultah Heru Emka)   Oleh: Muhammad Rain   kuning keemasan senja memburai melarut di atasnya awan merambat pecah berbayang dibuai angin dibuai kasih pada Yang Satu : Cinta kataMu   semesta mengguguskan mega cinta sebagai bulan di pancaran danau angsa di atasnya berenang menenangkan sukma lembar demi lembar cahaya mega itu menjelma seraut seorang Heru Emka yang membias kemuning …Read more »

Masa di Sekujur Raga

Sajak: Wanda Rosanty Bilamana jiwa ini mengenalmu dengan penuh Lalu seperti apa membilangmu tentang langitku Sahaja saja tak cukup ruang kau bagikan Aku sedang memintal decak agar kagumku menghangatkanmu   Kala malam waktu lampau Menghabiskan buai laut pandang cakrawala Debur cinta kau tawarkan riaknya setetes kasih mekar dini Aku bagai lumer sumbu pada suluh,ingin menjilat rembulan   Kau adalah tokohnya …Read more »

banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Archives

Jaringan