Tag Archives: sajak

PUISI YUDISTIRA ANM MASSARDI

Yudhistira Ardi Nugraha ( yang juga dikenal sebagai Yudhistira ANM Massardi, kelahiran 28 Februari 1964 ) adalah nama yang tak terpisahkan dari peta sastra Indonesia pada dasawarsa ’70 dan ’80-an. Waktu itu dia adalah penyair muda yang dianggap membawa kecenderungan baru bagi blantika sastra Indonesia, yang ‘dikuasai’ oleh pengaruh karya beberapa penyair senior, seperti Goenawan Mohammad, Sapardi Joko Damono dan …Read more »

PUISI MBELING CUNONG NUNUK SURAJA

Oleh: Heru Emka   Apakah puisi mbeling harus bergaya slebor ? Banyak puisi mbeling yang ditulis dengan idiom bahasa yang disebut ‘slebor’ (ngaco, seenaknya, semau gue), namun ini hanya salah satu kemungkinan yang bisa dicapai dalam daya ungkap penulisan puisi mbeling, yang memang dimaksudkan untuk membebaskan seseorang dari idiom bahasa yang biasanya digunakan oleh para penyair yang sudah mapan.   …Read more »

Jejak Memanjang

Sajak: Heru Emka -          kepada Alex Poerwo, Cunong Nunuk Suraja, Erry Amanda, -          Nanang Suryadi, Abdul Hadi WM, D. Zawawi Imron, Nugroho -          Suksmanto, Aloysius Slamet Widodo, Suka Hardjana, Remy Sylado -           dan semua sahabat sanubariku lainnya yang tak bisa kusebut satu ‘ -          persatu, namun kukenang sepanjang hidupku….-     jejakmu memanjang. mengabur di ujung jalan hangatmu masih terasa dalam genggaman pintu masiyh terbuka. …Read more »

Petualang

Sajak: Nanang Suryadi para petualang mencari rumahnya yang hilang, alamat tak tercatat pada peta terlipat. katakan padaku dimana rumahku sesungguhnya? nyalang mata petualang, setajam paruh elang, menusuk ke dalam dadamu. mencari rumah dirinya yang hilang “petakan nasibku!” ujar petualang menatap langit berbintang-bintang, hingga matanya berhamburan kunang-kunang, mungkin kenang siapa memintal sunyi menjadi helai-helai bayang, siapa memintal kenang menjadi selimut mimpi, …Read more »

Tanda Kedua

Sajak: Heru Emka Inilah jendelaku inilah pangkalan rindu dendamku antara tidur dan jaga seratus malam aku menanti saat diciptakan kembali   lepas dari hasrat, rasa sunyi benar menyiksa. segala warna yang tercipta, menyusut di kekaburan pandang. mungkin inilah hari tua yang sebenarnya saat semua kenangan masa silam dihanyutkan ke laut tanpa upacara     dari jendelaku aku berjalan jauh dan …Read more »

banner banner banner banner banner banner banner banner banner

Archives

Jaringan